M Agus Sulaiman

Pamong Belajar di wilayah kerja Papua dan Papua Barat...

Selengkapnya

Pendidikan yang Memanusiakan

Oleh: M. Agus Sulaiman, S.Pd*

Carl R. Rogers mengemukakan sangat penting mengutamakan prinsip pengalaman belajar karena menyokong seluruh aspek belajar secara total, yaitu: pelibatan aspek kognitif, afektif dan psikomotor. Pendidikan tidak hanya dilakukan didalam kelas dengan metode belajar konvensional apalagi one way, guru menerangkan murid hanya mendengarkan. Pendidian harus dipandang sebagai upaya melejitkan potensi diri siswa yang sejatinya mempunyai jati diri, potensi dan karakter yang harus dimunculkan dalam hidupnya. Pada masa itu siswa yang pandai ilmu pasti saja yang dianggap pandai dan mendapatkan perhatian dari guru maka murid yang lain merasa cemburu, padahal mereka punya potensi lain yang juga ingin diperhatikan. Contoh ini yang sangat tidak cocok lagi menjadi contoh cerita pendidikan pada saat ini.

Pendidikan sebagai kunci untuk melepas belenggu kemiskinan, senada dengan Nelson Mandela bahwa pendidikan adalah senjata yang paling ampuh yang bisa anda gunakan untuk mengubah dunia. Benar adanya bahwa pendidikan adalah momen yang penting dalam kehidupan manusia dalam menelusuri tentang minat dalam hidupnya untuk mengisi hari-harinya dan menjadi kas perbendaharaan dirinya dalam membangun bangsa. Pendidikan harus pro terhadap masing-masing individu karena mereka adalah unik, lain dari satu dengan yang lain. Tidak mungkin satu kelas akan mempunyai cita-cita yang sama pada saat mereka dewasa nanti. Oleh karena itu dibutuhkan perhatian khusus seorang mentor yang handal dalam membangun individu tersebut.

Permasalahannya sekarang adalah apakah guru masing-masing di kelas sadar akan dirinya sebagai seorang yang mumpuni dalam mengasah kemampuan siswanya, tidak hanya berdiri di kelas selesai mengajar dan pulang. Sedangkan kecerdasan manusia menurut Howard Gardner itu ada 8, yaitu: Lingusitik, Matematis dan Logika, Spasial (Picture Smart), Kinetik-Jasmani, Musikal, Interpersonal, Intrapersonal dan Naturalis. Semua kita akan sepakat mengatakan tidak senua manusia di dunia ini diciptakan sama potensinya, maka dari itu untuk mengoptimalkan kemampuan siswanya guru harus mengetahui dan memahami kelebihan dan kekurangan siswanya, agar nantinya bisa untuk memilah dan memilih mana siswa menonjol dalam bidang tertentu dan diusahakan untuk dioptimalkan seutuhnya.

Setidaknya dalam kelas hendaknya guru melakukan dialog dengan siswa, dan hal yang paling penting adalah menghargai keberadaan dan pendapat siswa yang sejatinya itu adalah konsep memanusiakan manusia sehingga terjadi proses belajar memperoleh informasi dan juga proses personalisasi infromasi kepada individu yang unik tersebut. Dan juga tidak kalah pentingnya guru untuk mengasah karakter siswa agar tidak menjadi manusi yang salah dalam bertindak, bisa membedakan mana yang baik dan buruk bagi dirinya maupun bagi orang lain. Proses yang demikian akan menciptakan iklim kondusif yang menghargai manusia itu perlu dimanusiakan yang nantinya akan disampaikan kembali kepada generasi berikutnya.

*Penulis adalah Pamong Belajar Pertama di BP-PAUD dan Dikmas Papua

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Lanjutken dg artikel2 yg lain mas...biar id tranding...semangat. 14 point menunggu untuk k level selanjutnya

08 Jan
Balas

Siip mantab

14 Jan

Sukses terus buat Pak Agus.

08 Jan
Balas

Terima kasih ibu sri

14 Jan

Sebelum mencerdaskan murid, gurunya harus cerdas, sebelum mengajarkan ahlak yang baik, gurinya harus berahlak. Dst... Selamat datang kembali mas Agus. Sukses ya.. Salam kenal

08 Jan
Balas

Welcome Mr. Wahyu....udah kenal...hehehe

08 Jan

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali